Monday, August 11, 2014

Panduan Bisnis Kontrakan Rumah




Mengelola bisnis
kontrakan murah untuk rumah kecil memang gampang-gampang susah. Tapi, kalau anda jitu dalam mengelolanya, bukan tidak mungkin kalau hasilnya nanti bisa membuat anda kaya raya. Mau tahu caranya? Simak panduan berikut. ::pilih lokasi yang strategis. Sukses atau tidaknya bisnis rumah kontrakan murah anda sangat tergantung dari lokasi. Nah, biasanya lokasi yang strategis untuk bisnis ini adalah lokasi yang banyak memuat orang yang masih lajang, baru menikah dan kemampuan ekonominya rendah. Pasalnya, orang-orang inilah yang paling banyak membutuhkan rumah kontrakan. Walaupun ada juga alasan lainnya, seperti dekat dengan lokasi kantor, lokasi sekolah, atau orang yang merantau.


::buat perincian dengan matang
Jangan lupa untuk menghitung untung ruginya. Caranya, hitung pemasukan uang
rumah kontrakan murah yang akan anda terima dari semua rumah itu dalam setahun. Lalu kurangi dengan biaya-biaya rutin yang harus anda bayar seperti listrik, air, dsb (kalau memang itu semua anda yang bayar). Kalau minus, berarti anda rugi. Tetapi kalau plus, berarti anda untung. Selain itu, hitung pula biaya renovasi rumah jika masa kontrak sudah habis. Karena biasanya ada saja ‘bekas’ yang ditinggalkan pemilik lama, dan untuk mengontrakannya kembali, pastinya anda perlu melakukan perbaikan dulu agar harga sewanya bisa lebih tinggi. Nah, untuk menutup biaya renovasi rumah kontrakan itu anda bisa ‘bermain’ dengan harga sewa rumah dengan penyewa baru. Tapi, alangkah baiknya, jika anda bisa bernego dengan penyewa lama, agar dialah yang mengganti semua kerusakan.

::hati-hati dengan calon penyewa
Positive thinking itu perlu, tapi kewaspadaan tetap harus ada. Sebelum menyerahkan rumah kontrakan anda pada seseorang, maka ada baiknya anda selidiki dulu asal usul orang itu. Pasalnya, banyak kasus penyewa rumah yang ‘mempreteli’ peralatan rumah, seperti gagang pintu, terali, dsb, lalu lari entah kemana.

::pastikan semua tagihan sudah terbayar
Jika penyewa kontrakan memutuskan untuk menghabiskan masa kontrak, maka pastikan semua tagihan seperti telepon, listrik, air dan sebagainya sudah mereka bayar. Jangan sampai anda harus mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak anda gunakan.

Http://www.conectique.com

Thursday, May 15, 2014

KONSEP KOS-KOSAN
UNTUK mahasisiwa or pegawai toko



hi aku juga anak kostan neh...

dan pengen py kost an juga, kalau menurut ku

untuk kalangan mahasisiwa or pegawai toko

aku kost di daerah distrik bisnis yg strategis kemana aja, mereka punya konsep seperti ini.

Untuk kamar mahasiswa or pegawai toko biasanya kamarnya gk terlalu besar alias 2x2 / 2x3, kamar mandi di luar dan biasanya 1 kamar mandi untuk 3-5 kamar, jadi kalu misalkan kamar nya ada 6-10, kamar mandi nya 2-3.

biasanya tidak peralatan apa2 di kamar, hanya tempat tidur single, lemari kecil, meja n kursi dan untuk listrik biasanya kena charge lagi disesuaikan dengan peralatan listrik apa yg digunakan, misalkan TV, kalo TV di chargenya sekitar 10-15rb, ini ditentukan dengan besar kecilnya TV tsb.

masing2 kamar juga disediakan ex-hause, untuk sirkulasi udara.

Untuk cuci gosok juga disediakan, gaji pembantu untuk 10 kamar sekitar 350.000

kost an seperti ini biasanya tidak ada dapur, tp pengusaha kost an menyediakan toko kelontong kecil di depan, seperti indomie, rokok, dan air aqua


harga dr kost-an ini berkisar 500.000/ bln saja, tp kalo tidak dengan cuci gosok dan ex-house 350.000/ bulan

dan biasanya mereka menyediakan lahan parkir untuk motor, bila membawa mobil dikenakan charge 50-80rb / bulan.

itu aja sih yg aku tau, dan di daerah sini, kebanyakan usaha tersebut berhasil, dalam kurun waktu 5-10tahun, bisa memajukan usahanya dengan renovasi or memugar lahan menjadi kost elit dengan harga sewa yg cukup mahal.

mudah2an membantu...

Wednesday, March 26, 2014

BISNIS INFO Kos dan Kontrakan

Anda mahasiswa baru, atau karyawan baru yang kesulitan mencari tempat kos dan kontrakan? Inilah problem kebanyakan orang-orang pendatang, dimana mereka sangat membutuhkan tempat tinggal sementara yang nyaman tentunya. Kebanyakan mahasiswa yang tersebar diseluruh Indonesia adalah orang-orang yang berasal dari luar daerah, sehingga tempat tinggal sementara selama mereka mencari ilmu adalah sesuatu yang sangat urgen. Inilah peluang yang harus Anda tangkap. Walaupun Anda tidak punya tempat kos tetapi Anda bisa menjual jasa informasi tempat-tempat kost tersebut.

Usaha ini dapat dilakukan terutama ketika masa liburan semester akan berakhir. Sebab dimasa itu biasanya anak-anak kos lama atau mahasiswa baru akan mencari tempat tinggal sementara yang baru. Konsumen target Anda adalah mahasiswa dan juga siswa SMA pendatang. Para karyawan luar kota pun bisa menjadi konsumen Anda, baik telah atau belum berkeluarga.
Yang harus Anda lakukan adalah, menyediakan tempat informasi yang tidak perlu besar. Tapi jangan lupa untuk memilih lokasi disekitar perguruan tinggi, sekolah atau komplek pertokoan, perkantoran atau bahkan mal. Langkah-langkah selanjutnya adalah mengumpulkan data tentang tempat-tempat kos dan kontrakan disekitar atau di Koran harian. Jangan lupa untuk melengkapi data Anda dengan alamat, no telepon, fasilitas dan ukuran kamarnya.
Penetapan harga yang layak biasanya berkisar antara Rp 15.000,- sampai Rp 30.000,- per informasi. Dengan tarif itu konsumen dapat mencatat sebanyak mungkin alamat yang mereka perlukan selama tidak di foto kopi. Namun jika konsumen meminta Anda untuk mencarikan kos atu kontrakan sesuai dengan kualifikasi mereka, Anda sebaiknya mencarikannya sampai ketemu dengan tarif antara Rp 50.000,- sampai Rp 100.000,-.
Bisnis ini tidak akan terlalu ramai ketika awal tahun semester baru belum datang, sehingga pendapatan yang Anda peroleh tidak banyak. Kesuksesan usaha ini terletah pada kelengkapan informasi yang dapat Anda berikan. Selain itu tambahan pendapatan dapat Anda peroleh ketika Anda menjalin kerjasama dengan pemilik kost dengan kesepakatan, Anda memperoleh fee ketika mahasiswa, siswa atau karyawan jadi untuk kos atau kontrak ditempat pemiliknya. Tapi jangan lupa untuk selalu memperbaharui data Anda dan mencari informasi tempat kos dan kontrakan lain yang belum laku jika tempat yang dulu telah penuh.

Monday, October 7, 2013

Bisnis Rumah Kos



Salam pembaca bisnis, mohon maaf karena sedikit kesibukan di kantor dan di rumah blog pusat informasi agak terabaikan. Adalah benar bahwa kita memiliki waktu sehari hanya 24 jam, untuk itulah rumah, kantor dan internet harus benar-benar seimbang. Berawal dari batasan inipulalah kita akhirnya mengembangkan bisnis bukan?

Untuk menembus batasan waktu dalam sehari kita memang harus membangun bisnis (online maupun offline) sehingga kita bisa melewati batasan kuadran yang diajarkan buku-buku terkenal seperti Rich Dad and Poor Dad

Langsung aja ya, kali ini saya ingin sharing tentang bisnis rumah kos. Rekan-rekan tentunya sudah tahu bahwa strata tertinggi dari bisnis properti bukanlah jual beli namun sewa menyewa properti. Bisnis rumah kos memang sudah banyak dikenal oleh pebisnis manapun, untuk itulah kita perlu meningkatkan daya saing.

Meningkatkan Daya Saing Rumah Kos

Ada banyak sekali cara untuk meningkatkan persaingan mendapatkan penyewa pada rumah kos diantaranya adalah :

1. Lokasi tempat kos
2. Transportasi dari dan ke tempat kos
3. Harga sewa
4. Fasilitas yang disediakan

Saat ini saya hanya ingin menyoroti masalah fasilitas, karena dari sinilah kita bisa meningkatkan daya saing sehingga rumah kos yang kita miliki lebih diminati dari yang lain. Fasilitas dapat terdiri dari telp, kamar mandi, cuci/setrika hingga masalah makanan. Nah mengenai masalah makanan anda tentu sering mendengar bahwa ada rumah kos yang menyediakan nasi putih untuk penyewanya bukan?

Sebagai pengguna kos, mereka menginginkan untuk mendapatkan rumah kos harga murah dengan fasilitas terbaik. Saya ingin lebih membahas mengenai makanan. Sebetulnya sebagai pengusaha kos, anda bisa saja menarik hati penyewa dengan menyediakan nasi putih, namun apakah hanya sebatas itu?

Ada satu hal yang ingin saya share dan menjadi topik artikel bisnis kali ini. Sebagai pengusaha rumah kos, anda tentunya ingin agar rumah kos tersebut memberikan hasil maksimal dengan waktu minimal (sesuai prinsip kuadran), untuk itu anda memerlukan penunggu kos yang bertugas membersihkan rumah kos dan melakukan penagihan sewa.

Dalam hal ini anda bisa saja memberikan peluang kepada penunggu kos untuk mendapatkan uang lebih dengan melayani keperluan makanan penyewa kos. Apabila anda telah memberikan fasilitas nasi putih, mungkin si penunggu kos bisa bertugas untuk “memasakkan” lauk tertentu yang diinginkan oleh penyewa.
Yang saya maksudkan bukan membuka warung makan, hanya saja si penunggu kos hanya memasak apabila penyewa ingin makan lauk tertentu saja. Dengan hal ini penyewa mendapatkan servis lebih dengan harga lebih murah tentunya dengan kualitas kebersihan makanan yang lebih baik.

Dari sisi penunggu kos, maka dia akan mendapatkan pendapatan tambahan sehingga dia menjadi lebih loyal. Sebagai pemilik rumah kos maka anda akan mendapatkan karyawan loyal dengan penyewa rumah kos yang senang.

Ada pendapat?

Friday, August 23, 2013

Cara memulai Usaha Cafe Modal Kecil



Jika anda memang berniat membuka usaha cafe, namun terkendala dengan modal yang kecil, anda dapat mendirikan cafe yang sederhana sebagai pemula, nantinya jika sudah berkembang anda dapat membuat cabang yang lebih besar. Cafe sendiri dengan sangat mudah kita temui di sudut-sudut kota, bahkan kebanyakan cafe menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda. Biasanya makanan yang di jual di cafe tidak terlalu bervariasi, begitupun dengan minumannya.



Nah, jika anda berniat membuka usaha cafe, alangkah baiknya anda membaca beberapa hal di bawah ini.


1. Lahan / Tempat Berdirinya Cafe

Jika anda telah memiliki lahan sendiri, maka bersyukurlah karena itu artinya anda tak perlu lagi menyewa atau membeli tanah untuk mendirikan usaha cafe. Apalagi jika lahan yang anda punya terletak di tempat yang strategis seperti di pinggir jalan raya, dekat dengan mall atau di tempat yang ramai dan sering di kunjungi orang banyak. Namun apabila anda memiliki lahan yang jauh dari keramaian, maka anda dapat menyewa sebuah ruko atau lahan kosong dengan luas minimal sekitar 8 x 4 meter.

2. Menu Makanan

Jika usaha cafe anda termasuk cafe kecil-kecilan, maka tidak perlu memiliki menu makanan dan minuman yang banyak. Cukup dengan beberapa menu saja yang terpenting terjamin rasa dan kesehatannya. Anda juga dapat menambahkan menu tradisional yang di padukan dengan menu modern. Misalnya seperti pisang goreng ice cream.

3. Fasilitas Murah Meriah

Pada umunya banyak sekali cafe yang menggunakan fasilitas lengkap dan terkesan mewah. Untuk usaha cafe skala kecil, saya rasa itu tidak perlu karena tidak semua fasilitas mewah seperti kursi itu empuk dan nyaman. Anda dapat menggunakan terobosan kursi dari kayu atau bahan unik lain agar cafe anda terkesan unik dan menarik minat konsumen. Atau jika anda memiliki ide lain seperti cafe lesehan, mengapa tidak?

4. Minimalkan Karyawan

Jika anda mendirikan usaha cafe, tentunya anda akan menjadi bos dan mencari karyawan untuk bekerja di kafe anda. Namun untuk usaha cafe skala kecil itu tak harus terjadi. Anda dapat mencari 1 orang karyawan saja sebagai juru masak. Sedangkan anda dapat menjadi pelayan. Untuk urusan bersih-bersih anda dapat melakukannya bersama karyawan. Selain itu tentunya anda juga memiliki sanak keluarga seperti istri dan anak yang dapat membantu anda.

5. Free Marketing

Pemasaran atau promosi di radio, koran atau media besar lainnya memang efektif, namun juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Free marketing disini berarti promosi gratis, lalu adakah promosi gratis saat ini? tentunya ada, yakni dengan menggunakan media online. Anda dapat promosi menggunakan media sosial seperti facebook, twitter dll. Selain itu anda juga membuat website sendiri yang mempromosikan cafe anda beserta menunjukkan jika cafe anda memiliki kualitas.

Beberapa hal di atas patut anda lakukan jika anda membuka usaha cafe yang berskala kecil dengan modal yang minim, hal yang lain yang dapat anda lakukan ialah memberikan pelayanan ramah dan maksimal agar pengunjung puas dengan layanan anda.

Sumber : seribupeluang.blogspot.com


Friday, July 19, 2013

Rumah Tinggal dan Rumah Kost di Lahan 12×27 m2


Ditengah maraknya kontes SEO joko susilo, saya coba membuat sketsa mengenai sebuah rumah tinggal dan kost. Saya pikir membangun dan berinvestasi rumah tinggal yang didalamnya terdapat fungsi rumah kost akan tetap menjadi opsi bisnis yang menarik, terutama bila kita menetap di daerah yang dekat dengan kampus.
Saya desain di atas lahan berukuran 12×27 m2. Zona hunian kost dengan jumlah 6 kamar berukuran 3×2.93 m2, saya rencanakan di belakang rumah utama tidak seperti pada desain saya sebelumnya. Rumah utama merupakan fungsi hunian rumah tinggal dua lantai yang hanya memiliki satu kamar utama+km/wc di lantai satu,dapur, ruang keluarga, ruang tamu, garasi,gudang, ruang cuci dan lain-lain di lantai satu, Sedangkan dua kamar tidur berukuran anak dan ruang duduk (r.televisi) diletakan di lantai dua. Rumah tinggal & kost ini memang direncanakan dengan model zona terpisah untuk tetap memberikan privasi bagi pemilik kost maupun penyewa kost.
Masalah utama dari rumah kost yang dijadikan satu tempat dengan rumah tinggal adalah kurangnya privasi dari sang pemilik, karena umumnya hunian kost direncanakan dalam satu bangunan. Desain rumah ini menjawab permasalahan tersebut, walaupun tidak sepenuhnya. Pemilik tetap dapat menjalankan kegiatan hunian rumah tinggal sebagaimana mestinya tanpa terganggu kegiatan penyewa kost, begitu pula sebaliknya.rmhtinngal&kost-Model-denah3
Kebutuhan akan parkir kendaraan motor roda dua penyewa kost dijawab dengan tersedianya halaman yang cukup di depan hunian kost, sayangnya saya belum bisa merencanakan rumah kost dengan penyewa kost yang memiliki kendaraan mobil.
Saya rasa rumah ini cocok untuk pemilik rumah yang memiliki visi bisnis rumah kost namun tetap mendapatkan kenyamanan dalam rumah tinggalnya. Semoga bermanfaat

Thursday, June 6, 2013

Proses Pembuatan Akta Jual Beli

Proses Pembuatan Akta Jual Beli

(PROPERTI.BIZ edisi 38 / April 2009)

Bapak Surjadi yang terhormat,

Melalui surat ini saya ingin bertanya kepada bapak mengenai apa saja yang harus saya siapkan apabila saya ingin menjual rumah saya yang saya tempati saat ini. Dan kebetulan saya juga ingin membeli rumah baru yang akan saya tempati dikemudian hari. Untuk itu saya mohon saran dan petujuk dari bapak mengenai syarat-syarat apa saja yang harus saya siapkan dan bagimana prosesnya?

Terima kasih sebelumnya.
Randy, Cipedes.

SILAHKAN INVITE
untuk mendapatkan info2 dan tips2 

RUMAH/RUKO/HOTEL - PIN 28421001 
PROPERTI JOGJA - PIN 237149DE 
TANAH DIJUAL JOGJA - PIN 5515EF65

Jawab:

Bapak Randy yth.,

Untuk menjual dan membeli tanah/rumah ada beberapa dokumen yang harus anda siapkan. Sebagai penjual anda perlu menyiapkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
  1. Sertipikat asli hak atas tanah yang akan dijual;
  2. Bukti indentitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), apabila sudah menikah disertai akta nikah dan KTP istri;
  3. Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk 10 tahun terakhir;
  4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  5. Kartu Keluarga (KK).
Dan sebagai pembeli anda perlu menyiapkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
  1. Bukti identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  3. Kartu Keluarga (KK).
Setelah dokumen tersebut lengkap maka dibawa ke seorang PPAT. Saat datang untuk pertama kalinya ke PPAT, AJB belum bisa langsung dibuat. Beberapa persiapan dibawah ini harus dilakukan oleh masing-masing pihak yang terlibat transaksi:
  1. PPAT harus mengecek keaslian sertipikat tanah ke kantor pertanahan;
  2. Penjual harus membayar Pajak Penghasilan (PPh) di kantor pos, bank persepsi, atau tempat lain yang ditunjuk oleh menteri sesuai dengan Undang Undang UU Nomor 17 Tahun 2000. Bank dan kantor pos atau lembaga lain yang ditunjuk sudah menyiapakan bukti setor khusus untuk pembayaran PPh. Anda tinggal mengisi blanko tersebut;
  3. Penjual harus membuat surat pernyataan bahwa tanah yang dibeli tidak dalam sengketa. PPAT berhak menolak pembuatan AJB apabila masih terdapat sengketa;
  4. Calon pembeli membuat surat pernyataan bahwa dengan membeli tanah tersebut, ia tidak menjadi pemegang hak yang melebihi ketentuan batas luas maksimal;
  5. Calon pembeli harus melunasi Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ke bank persepsi (yang ketentuannya ini ditunjuk oleh menteri berdasarkan UU No.18 Tahun 2000), kantor pos atau lembaga lain.
Apabila persiapan tersebut telah dilakukan maka pembuatan Akta Jual Beli (AJB) dapat dilakukan demikian:
  1. Pembuatan AJB harus dihadiri oleh dua belah pihak yang akan melakukan transaksi, penjual dan pembeli atau kuasa hukum masing-masing yang diberi surat kuasa tertulis.
  2. Pembuatan akta juga harus dihadiri minimal 2 orang saksi, dari pihak pembeli dan pihak penjual.
  3. PPAT terlebih dahulu harus membacakan isi akta yang akan ditandatangani dan menjelaskan isi akta kepada semua yang hadir saat pembuatan akta.
  4. Apabila seluruh isi akta disetujui oleh penjual dan pembeli, maka akta bisa ditandatangani oleh penjual, pembeli, saksi-saksi serta PPAT.
  5. Akta dibuat dua lembar asli, satu lembar disimpan di kantor PPAT dan satu lembar lainnya diserahkan ke kantor pertanahan untuk keperluan pendaftaran (balik nama).
  6. Salinannya diserahkan kepada penjual dan pembeli, masing-masing satu.
Salam, Surjadi Jasin